About JunctionTentang Junction
One story, many angles. Junction gathers news from many media, groups it by event, and links you to the original articles.Satu berita, banyak sudut pandang. Junction mengumpulkan berita dari banyak media, mengelompokkannya per peristiwa, dan menautkan kamu ke artikel aslinya.
Last updated: October 3, 2026Terakhir diperbarui: 3 Oktober 2026
What Junction isApa itu Junction
Junction is a news aggregator in Indonesian and English. The goal is simple: help you see how many news media cover the same event in one place, so you can compare angles before drawing conclusions.Junction adalah agregator berita berbahasa Indonesia dan Inggris. Tujuannya sederhana: membantu kamu melihat bagaimana banyak media memberitakan peristiwa yang sama, di satu tempat, supaya kamu bisa membandingkan sudut pandang sebelum menyimpulkan sesuatu.
Junction is not a news publisher and does not rewrite other media’s reporting. We show headlines and short snippets from public sources and link you to the original article on each media’s own site. All articles remain the property of their publishers.Junction bukan penerbit berita dan tidak menulis ulang laporan media lain. Kami menampilkan judul dan cuplikan singkat dari sumber publik, lalu menautkan kamu ke artikel asli di situs masing-masing media. Seluruh artikel tetap milik penerbitnya.
How the aggregator worksCara kerja agregator
- Collect. Periodically we read the public RSS feeds of more than 200 Indonesian and international media sources: headline, short description, publish time and link.Mengumpulkan. Secara berkala kami membaca RSS publik dari lebih dari 200 sumber media Indonesia dan internasional: judul, deskripsi singkat, waktu terbit, dan tautan.
- Group. Articles about the same event are merged into one “story” using word similarity in the headline and the start of the description. Each media counts once per story.Mengelompokkan. Artikel yang membahas peristiwa yang sama digabung menjadi satu “cerita” memakai kemiripan kata pada judul dan awal deskripsi. Satu media dihitung satu kali per cerita.
- Filter. A story only appears in the feed when enough different media cover it (see the minimum below) and it is still fresh.Menyaring. Sebuah cerita baru tampil di umpan bila cukup banyak media berbeda yang meliputnya (lihat syarat minimal di bawah) dan masih segar.
- Summarise. The “What happened” section is built extractively (see below).Meringkas. Bagian “Apa yang terjadi” disusun secara ekstraktif (lihat di bawah).
- Compare. Each story lists every media that covered it, its original headline and a link to the original article, along with approximate rating labels for the media.Membandingkan. Setiap cerita menampilkan semua media yang meliputnya, judul aslinya, dan tautan ke artikel asli, beserta label penilaian media yang bersifat perkiraan.
Minimum of 5 mediaSyarat minimal 5 media
To avoid promoting news that only one or two media published, a story generally appears only when it is covered by at least 5 different media. For the International and Entertainment categories the threshold is 3 media because coverage there is narrower. A story must also have been updated within the last 48 hours to appear in the feed.Agar tidak menonjolkan berita yang hanya dipublikasikan satu atau dua media, sebuah cerita umumnya baru tampil bila diliput oleh minimal 5 media berbeda. Untuk kategori Internasional dan Hiburan, ambangnya 3 media karena cakupan media pada kategori itu lebih sempit. Cerita juga harus diperbarui dalam 48 jam terakhir agar tampil di umpan.
Extractive summariesRingkasan ekstraktif
The “What happened” summary is not rewritten by us. The system picks the most central sentences from the descriptions that the media published themselves, drops overlapping ones, and credits the media they came from. The wording comes from the media, not from Junction, and the summary is no substitute for the original article.Ringkasan “Apa yang terjadi” tidak ditulis ulang oleh kami. Sistem memilih beberapa kalimat paling sentral dari deskripsi artikel yang dipublikasikan media sendiri, membuang kalimat yang tumpang tindih, lalu mencantumkan media asal kalimat tersebut. Artinya, kata-katanya berasal dari media, bukan karangan Junction, dan ringkasan itu tidak menggantikan artikel aslinya.
For some stories we also add editorial context, analysis and a poll. These parts are prepared with the help of automated tools and are labelled separately on the story page.Pada sebagian cerita kami juga menambahkan konteks, analisis, dan polling editorial. Bagian itu disusun dengan bantuan alat otomatis dan diberi label tersendiri di halaman cerita.
Source creditKredit sumber
- Every story lists each source media by name, its original headline and a direct link to the article on that media’s site.Setiap cerita mencantumkan nama setiap media sumber, judul aslinya, dan tautan langsung ke artikel di situs media tersebut.
- Images are credited to the media they come from; illustration images are marked as illustrations.Gambar yang tampil dikreditkan ke media asalnya; gambar ilustrasi diberi tanda sebagai ilustrasi.
- Translations between Indonesian and English are machine-made and marked as such; the original text stays available.Terjemahan antara bahasa Indonesia dan Inggris dibuat mesin dan ditandai; teks aslinya tetap tersedia.
- Media ratings (bias, factuality, ownership) are approximations based on a published method. See Methodology.Penilaian media (bias, faktualitas, kepemilikan) adalah perkiraan berdasarkan metodologi yang dipublikasikan. Lihat Metodologi.
Questions or corrections?Pertanyaan atau koreksi?
See Contact and Corrections & Right of Reply, or write to halo@junction.id.Lihat Kontak dan Koreksi & Hak Jawab, atau tulis ke halo@junction.id.
← Back to the appKembali ke aplikasi · Junction